logo blog

Tips mengemudi agar irit bahan bakar

Tips mengemudi agar irit bahan bakar


Selain kondisi mobil, cara mengemudi kita juga menjadi sebab borosnya pemakaian bahan bakar. Semakin agresif Anda pengemudi, maka akan semakin boros pula pemakaian bahan bakar.

Berikut adalah tips mengemudi agar irit bahan bakar:

1. Kondisi mesin mobil harus prima. Lakukan service secara rutin dan tepat waktu sesuai dengan petunjuk pada buku manual kendaraan.

2. Periksa tekanan angin secara rutin, dan pastikan tekanan angin ban mobil Anda sesuai dengan buku manual kendaraan atau pada sticker yang terdapat pada mobil. Tekanan angin yang kurang akan mengakibatkan gesekan ban pada permukaan aspal lebih besar sehingga diperlukan tenaga mesin yang lebih banyak.

3. Hindari kebiasaan memanaskan mobil terlalu lama dan hindari menekan pedal gas berulang-ulang saat memanaskan mesin mobil Anda.

4. Gunakan bahan bakar yang berkualitas dengan oktan yang sesuai untuk kendaraan Anda agar pembakaran lebih efisien.

5. Hindari akselerasi dan pengereman yang berlebihan

Arahkan pandangan jauh kedepan. Jika melihat kendaraan di depan mengerem, kurangi kecepatan kendaraan Anda. Gunakan momentum daya dorong kendaraan. Jika pedal gas tetap diinjak, maka akan memaksa pengemudi untuk mengerem secara lebih kuat untuk menghentikan kendaraan, akibatnya perlu tenaga lebih besar untuk berakselerasi kembali.

Injak pedal rem secara halus dan perlahan. Demikian pula saat berakselerasi, injak pedal gas secara halus. Menginjak pedal gas kuat-kuat akan mengakibatkan pemborosan bahan bakar.

6. Jaga jarak dengan kendaraan di depan

Tujuannya agar pengemudi bisa mengatur laju perubahan kecepatan dan pengereman yang efisien. Pengereman bisa dibantu dengan pengereman mesin, yaitu pengereman oleh tenaga mesin dengan cara melepas pedal gas, turunkan gigi pada saat yang tepat untuk mendapatkan pengereman mesin. Dengan demikian tidak diperlukan untuk menginjak rem terlalu dalam.

7. Jaga putaran mesin.

Pada mesin mobil berbahan bakar bensin, lakukan perpindahan gigi pada putaran mesin antara 1.500 – 2.500 rpm. Pada mesin mobil diesel, lakukan perpindahan gigi pada putaran mesin 1.500 – 2.000 rpm. Hindari mengemudi pada putaran mesin tinggi karena akan lebih boros bahan bakar.

Pengoperan gigi pada putaran mesin tinggi hanya dilakukan dalam kondisi yang terpaksa misalnya pada jalan yang menanjak, atau akan mendahului kendaraan yangv di depan.

Bagikan Artikel ini:

Dario Ferrari Photo adalah blog yang menyajikan berita portal Otomotif, terima kasih telah berkunjung dan membaca di blog ini.

Copyright © 2015. Dario Ferrari Photo - All Rights Reserved